Sabtu, 23 Juni 2018

Bigbet99 adalah situs judi bola resmi, agen bola terpercaya serta bandar taruhan bola online di Indonesia dengan bonus terbaik. agen bola resmi sbobet, maxbet, sbobet casino, judi online, agen sbobet online dan casino online. Whatsapp: +6282311818925 | BBM: Bigbet99 | LINE: cs.bigbet99

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – bouncebackability

BOUNCEBACKABILITY: SEBUAH KATA YANG DICIPTAKAN UNTUK PLAY OFF YANG COCOK DENGAN SEMPURNA UNTUK MEREKA

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Mari bergabung bersama Big99bet.com BBM : Bigbet99 WA : +6282311818925 – Iain Dowie menciptakan kata bouncebackability (kemampuan membalik kembali) pada musim tahun 2003-04 ketika mendeskripsikan bagaimana Crystal Palace miliknya berhasil pergi dari ancama relegasi pada bulan Desember untuk memenangkan promosi melalui play off di bulan Mei. Tidak banyak manajer yang bertanggung jawab untuk menambahkan kata kedalam kosa kata bahasa Inggris, namun Dowie berbagi kehormatan dengan Sir Alex Ferguson pada tahun 2005 ketika kedua kata “squeaky bum time” dan “bouncebackability” masuk kedalam Kamus Bahasa Inggris Oxford.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Memang cocok jika Dowie memikirkan baru kata itu ketika mendiskusikan sebuah pihak yang mendapatkan promosi dalam play off, ketika ‘bouncebackability’ menjadi cukup lumrah di banyak pihak yang telah memenangkan promosi dengan cara yang sama di final. Dari jumlah 10 finalis yang kalah dan akan kembali ke turnamen yang sama pada musim depan, sembilan telah berhasil mendapatkan kesempatan kedua – dan satu-satunya pengecualian untuk membuat penebusan setahun kemudian.

TRANMERE ROVERS: FINALIS YANG KALAH PADA TAHUN 1990, MENANG PADA TAHUN 1991

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Tim pertama yang melakukannya adalah Tranmere Rovers dibawah manajer legeendaris Johnny King, yang berjanji akan membawa para suporter dengan “sebuah perjalanan dengan roket menuju ke bulan” ketika dia mengambil alih di Prenton Park pada tahun 1987. King tidak terlalu berhasil mencapai orbit bulan, namun dia berhasil membawa klubnya ke Wembley dua kali dalam seminggu pada tahun 1990.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Perjalan pertama mereka ke ibukota adalah untuk kemenangan dengan skor 2-1 melawan Bristol Rovers di final Leyland Daf Trophy. Tanpa diketahui oleh para pemain Tranmere, lawan mereka pada pertandingan play off sedang berada diantara kerumunan penonton. Manajer Notts County, Neil Warnock telah memaksa semua pemainnya untuk datang menonton supaya bisa menilai para lawan mereka. Misi mata-mata itu berhasil bagi Warnock, yang melihat kemenangan County dengan skor 2-0, nomor dua dari delapan promosinya yang berhasil memecahkan rekor. Tranmere membuat penebusan pada tahun berikutnya ketika mereka mengalahkan Bolton di final play off untuk mendapatkan promosi.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Klub itu baru saja mengulangi kelebihan ini. Walau bermain untuk 89 menit dengan 10 orang, mereka mengalahkan Boreham Wood di final play off National League beberapa malam lalu. Mungkin mereka diberikan motivasi ekstra dari kekalahan yang di pertandingan final yang sama pada tahun lalu.

BLACKPOOL: FINALIS YANG KALAH PADA TAHUN 1991, PEMENANG PADA TAHUN 1992

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Sehari sebelum kemenangan Tranmere pada tahun 1991, Blackpool kalah dalam sebuah pinalti melawan Torquay di final Fourth Division, dengan pemain penyerang tengah, Dave Bamber melewatkan tendangan kelima yang sangat penting. Majalah fans Torquay diberi nama ‘Bamber’s Right Foot’ (kaki kanan Bamber) untuk memperingati peristiwa itu.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Blackpool kembali ke Wembley pada tahun berikutnya dan Bamber mencetak gol di dalam hasil seri dengan skor 1-1 melawan Scunthorpe United. Jadi para Tangerines harus menghadapi adu pinalti kedua mereka berturut-turut. Kemenangan dengan skor 4-3 mereka dalam pinalti sangat manis karena mengingat pengalaman mereka pada tahun lalu. Bamber, yang paham, tidak ikut serta dalam adu pinalti itu, menyerahkannya kepada David Eyres untuk mencetak angka pada tendangan titik yang penting itu.

LEICESTER CITY: FINALIS YANG KALAH PADA TAHUN 1992 DAN 1993, PEMENANG PADA TAHUN 1994

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Dua hari setelah Blackpool menikmati kesuksesan mereka dari pinalti, Leicester kalah melawan Blackburn di pertandingan final Division Two berkat tendangan pinalti yang kontroversial yang diberikan untuk sebuah tekling oleh Steve Walsh terhadap David Speedie. Mike Newell, seorang mantang pemain Licester, mencetak angka dari titik pinalti dan gol itu sudah cukup untuk memberikan Blackburn sebuah tempat perdana mereka di musim Liga Premier.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Leicestar kalah lagi pada musim yang berikutnya karena sebuah pinalti juga, kali ini dieksekusi oleh Paul Bodin untuk menghasilkan skor 4-3 untuk Swindon setelah sang “Foxes” telah melawan kembali dari skor 3-0 hingga menjadi seri.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Leiceter bisa saja merasa kasihan kepada diri mereka sendiri setelah kekalahan kejam berturut-turut itu, namun mereka mencapai final untuk tiga kali berturut-turut dalam tiap musim pada tahun 1994 dan akhrinya mendapatkan promosi dengan datang dari belakang untuk mengalahkan Derby County berkat dua gol dari Steve Walsh. Dimana Walsh yang sudah mengalami sakit hati yang dalam pada dua kekalahan sebelumnya akan membuat kemenangan itu lebih memuaskan.

CRYSTAL PALACE: FINALIS YANG KALAH PADA TAHUN 1996, PEMENANG PADA TAHUN 1997

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Dua tahun kemudian, Walsh kembali ke Wembley untuk menjadi kapten Leicester di final play off untuk yang keempat kalinya dalam lima tahun, tapi kali ini Steve lain membuktikan pemenang pertandingannya ketika Claridge mencetak angka kemenangan pada menit ke 121 melawan Palace. Waktu dari gol itu sangat menyayat hati bagi para fans Palac dan jadi dia melakukan apa yang biasa dilakukan pada peristiwa seperti itu – Claridge mengakui pada wawancaranya setelah pertandingan bahwa dia sudah “menutupnya”.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Kembali dari kekalahannya yang menyedihkan, Palace kembali untuk final tahun 1997 dan, seiring dengan mulai masuknya permainan kedalam waktu tambahan, skipper David Hopkin mengambil bola dari luar area dan membuat sebuah tendangan cantik kearah gawang Sheffield United. Kali ini Palace menjadi pemenang di menit terakhir dan kali ini Palace akan pergi ke Liga Premier.

GILLINGHAM: FINALIS YANG KALAH PADA TAHUN 1999, PEMENANG PADA TAHUN 2000

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Gillingham membuat sebuah penampilan keyakinan yang lebih luar biasa pada beberapa tahun kemudian ketika mereka kembali dari kekalahan yang paling dramatis dalam sejarah play off. Setelah mencetak gol pada menit ke 81 dan ke 86 untuk mendapat keunggulan skor 2-0 pada final tahun 1999, sang Gills terlihat ditakdirkan untuk mencapai tier kedua untuk pertama kalinya. Impian itu hancur ketika Kevin Horlock dan Paul Dickov mencetak angka untuk Manchester City yang memaksa ke waktu tambahan. Hampir tak terelakkan, Gillingham kalah dalam adu pinalti untuk melengkapi penderitaan mereka.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Ketika Gillingham kembali ke final pada tahun berikutnya, itu terlihat seperti mereka ada disana untuk mendapat luka di hati lagi. Setelah mendapat keunggulan di awal pertandingan, Gillingham menemukan diri mereka dengan skor 2-1 di waktu tambahan dan menatap kekalah menyakitkan lainnya di depan mata. Dua gol terlambat pada menit ke 114 dan ke 118 memberikan pada mereka sebuah kemenangan dengan skor 3-2 pada salah satu pertandingan yang diadakan di stadium lama.

WEST HAM UNITED: DINALIS YANG KALAH PADA TAHUN 2004, PEMENANG PADA TAHUN 2005

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Ketika Wembley sedang dibangun ulang, pertandingan final play off dipindahkan ke Millennium Stadium di Cardiff, yang menjadi panggung untuk kejadian pembalikan selanjutnya. West Ham milik Alan Pardew merespon pada kekecewaan kekalahan dengan skor 1-0 dengan tim ‘bouncebackability’ milik Dowie pada tahun 2004 dengan mengalahkan Preston dengan satu gol saja dari Bobby Zamora.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Ini adalah penebusan bagi Zamora karena pada tahun berikutnya dia telah melewatkan sebuah kesempatan memotong yang jelas, memiliki sebuah gol yang dibatatalkan karena offside dan segera digantikan tidak lama setelah Palace mendapat keunggulan. Final pada tahun 2005 hanyalah sebagian dari cerita penebusannya; Zemora juga mencetak gol satu satunya dalam pertandingan sembilan tahun kemudian ketika QPR mengalahkan Derby di final untuk memenangkan promosi ke dalam Liga Premier.

MILWALL: FINALIS YANG KALAH PADA TAHUN 2009 DAN 2016, PEMENANG PADA TAHUN 2010 DAN 2017

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Walau Dowie yang menciptakan kata sebutan itu untuk Crystal Palace, adalah tetangga dekat mereka, Millwall, yang sejak dulu menjadi raja dari ‘bouncebackability’. Mereka satu satunya klub yang berhasil mencapai kelebihan luar biasa ini sebanyak dua kali, mengamankan promosi ke Liga Champions pada kedua kesempatan itu: melawan Swindon di final tahun 2010 dan melawan Bradford di final tahun 2017.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Beberapa karakter menandai semangat yang terlibat dalam kedua kisah perlawanan balik ini. Tony Craig bermain untuk Millwall di dalam semua keempat final tersebut, bahkan menjadi kapten pihak itu untuk kemenangan pada tahun 2017; dan Neil harris bermain pada dua final pertama dan menjadi manajer klub itu pada dua final selanjutnya.

HUDDERSFIELD TOWN: FINALSI YANG KALAH PADA TAHUN 2011, PEMENANG PADA TAHUN 2012

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Terapit diantara dua kemenangan Millwall, Huddersfeld Town kembali dari kekalahan dengan skor 3-0 melawan Peterborough di Old Trafford pada tahun 2011 dan mengalahkan Yokshire menandingi Sheffield United di final League One pada tahun berikutnya dengan pinalti. Huddersfield menahan keberanian mereka untuk tendangan paling jauh yang pernah ada di final play off ketika semua 22 pemain mengambil peran, berakhir dengan penjaga gawang United, Steve Simonsen menendang bola hingga ke gawang musuh.

Agen Poker Aplikasi Android Bank Permata – Kewajibannya sekarang jatuh kepada Exeter City untuk melanjutkan trend luar biasa ini. Setelah kalah melawan Blackpool di final League Two pada tahun lalu, mereka memiliki kesempatan untuk membuat penebusan pada hari Senin ketika mereka menghadapi Covertry City pada pertandingan yang sama. Paul Tisdale telah berada disini sebelumnya bersama dengan Exeter. Timnya mengalahkan Cambridge United dalam final play off Conference National League pada tahun 2007 – setahun setelah mereka kalah pada pertandingan yang sama melawan Morecambe. Ketika musim telah mencapai ‘squeaky bum time’, Exeter memiliki kesempatan untuk menunjukan bahwa ‘bouncebackability’ itu masih hidup dan sehat di dalam play off.